Untuk daerah perkotaan mungkin bimbingan TIK sudah hal yang lumrah. Berbeda dengan di daerah pedesaan yang hiruk pikuknya jauh nya dari teknologi informasi dan komunikasi, bimbinga TIK adalah hal yang sangat luar biasa. Pasalnya tujuan dari bimbingan TIK adalah diharapkan individu atau kelompok dapat lebih percaya diri dan kompeten dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk keperluan pribadi, pendidikan, atau pekerjaan.
Bimbingan TIK adalah singkatan dari “Bimbingan Teknologi Informasi dan Komunikasi.” Bimbingan TIK merupakan suatu bentuk bimbingan atau panduan yang diberikan kepada individu atau kelompok terkait dengan penggunaan dan penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Tujuan dari bimbingan TIK adalah untuk membantu orang-orang memahami, menggunakan, dan memanfaatkan teknologi informasi dengan lebih efektif.
Bimbingan TIK mulai diterapkan di sekolah-sekolah yang menggunakan kurikulum K13 yang masih tersisa satu tahun lagi. Bimbingan TIK biasanya diselenggarakan oleh guru, pelatih, atau ahli TIK yang berpengalaman. Bimbingan TIK bisa dilakukan dengan tiga cara yaitu, klasikal, kelompok dan individu. Bimbingan TIK secara klasikal artinya guru masuk ke dalam kelas memberikan bimbingan sesuai dengan jam KBM dengan durasi 1 JP. Sedangkan bimbingan TIK secara kelompok adalah bimbingan TIK yang dilakukan secara kelompok. Sementara bimbingan TIK secara individu adalah bimbingan yang dilakukan oleh individu yang bisa dilakukan diluar jam pelajaran KBM.
Bimbingan TIK dapat mencakup berbagai hal, termasuk tetapi tidak terbatas pada:
1. Pengenalan perangkat keras dan perangkat lunak: Memahami berbagai jenis perangkat keras (misalnya, komputer, printer, smartphone) dan perangkat lunak (misalnya, aplikasi, sistem operasi) yang digunakan dalam lingkungan TIK.
2. Internet dan jaringan: Memahami cara mengakses internet, melakukan pencarian informasi, dan menggunakan layanan online seperti email, media sosial, dan lainnya.
3. Keamanan TIK: Memahami pentingnya menjaga keamanan dalam penggunaan teknologi, termasuk mengenali potensi ancaman dan praktik keamanan yang disarankan.
4. Pemecahan masalah TIK: Mengatasi masalah umum yang mungkin muncul dalam penggunaan perangkat TIK atau aplikasi tertentu.
5. Aplikasi dan produktivitas: Mengajarkan cara menggunakan berbagai aplikasi dan perangkat lunak untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, seperti aplikasi perkantoran, alat kolaborasi, dan lainnya.
6. Penggunaan teknologi dalam pendidikan: Memahami bagaimana teknologi dapat meningkatkan pembelajaran dan pendidikan, termasuk e-learning dan alat pembelajaran digital.
7. Media digital dan literasi informasi: Mengajarkan cara mengenali informasi yang sahih dan berkualitas di dunia digital yang penuh dengan informasi yang beragam.
Admin kebetulan diberi kepercayaan memberikan B-TIK di kelas XI. Dan pada pertemuan pertama ini admin hanya memberikan angket kebutuhan siswa saja. Teknis nya angket tersebut diberikan kepada setiap siswa. Kemudian siswa tersebut mengisi dengan jujur sesuai dengan kondisi dan kemampuan mereka masing-masing. Tujuan dari angket ini adalah untuk menganalisis kebutuhan siswa apa saja yang harus diberikan dan mana yang tidak terlalu urgent untuk diberikan. Sehingga memudahkan proses ke depan bimbingan tik berikutnya.
