Setelah kita menginstal codeigniter 4, maka berikutnya kita akan mencoba mengenal lebih dalam struktur folder yang berada pada codeigniter 4 tersebut. Gambar di bawah ini adalah struktur folder codeigniter 4 tanpa testing

Baik, mari kita coba bedah beberapa folder seperti yang tampak pada gambar di atas.
Pertama, Folder APP. Folder ini merupakan folder inti dari codeigniter 4 karena nanti aplikasi kita akan tersimpan di folder ini.

Folder Config berfungsi untuk merubah/membuat configurasi dari aplikasi yang akan kita buat. Di dalamnya terdapat beberapa file.

File yang biasa dirubah adalah file App.php pada syntaks base url
public $baseURL = 'http://localhost:8080/';
dan juga syntaks public $indexPage = 'index.php';
File Database.php untuk membuat/merubah configurasi database.

File Routes.php yang berfungsi untuk jalur / proses berjalannya aplikasi yang kita buat
Folder Controllers fungsinya untuk menyimpan class controllers.
Folder Model digunakan untuk menyimpan yang berhubungan dengan database.
Folder Views digunakan untuk menyimpan file yang berhubungan dengan tampilan dari website kita
Kedua, Folder Public. Folder ini digunakan untuk menyimpan asset seperti gambar, css, javascript, font, dll. Di dalam folder ini ada beberapa file seperti htaccess yang fungsinya untuk menghilangkan / membersihkan url dari nama file index.php. Sedangkan file robots.txt biasanya digunakan untuk serach engine.
Ketiga, Folder Vendor. Folder ini digunakan untuk menyimpan denpendency dari composer misalnya.
Keempat, Env. File ini bisa dikatakan sebagai template untuk konfigurasi environment dari aplikasi yang kita buat. Agar file ini bisa digunakan sebagai template konfigurasi file ini harus di rename menjadi .env agar menjadi file sistem (biasanya terhiden). Syntaks yang biasa dirubah adalah
# CI_ENVIRONMENT = production
Ketika kita membuat aplikasi alangkah baiknya kita rubah production menjadi development. Jadi begitu kita rubah menjadi development semua syntaks error akan ditampilkan. Akan tetapi jika production syntaks yang error akan disembunyikan. Untuk melihat environment yang kita pakai itu production atau development bisa kita lihat juga dari footer aplikasi/website yang kita buat.

syntaks yang kita rubah lagi adalah pada bagian base url
# app.baseURL = ''
dan database
# database.default.hostname = localhost
# database.default.database = ci4
# database.default.username = root
# database.default.password = root
# database.default.DBDriver = MySQLi
# database.default.DBPrefix =


