
Kalau kita lihat gambar di atas. Bisa kita terjemahkan bahwa informatika lebih berkonsentrasi kepada mendesain, membuat sebuah produk menggunakan algoritma dan software.
Sementara TIK atau ICT lebih berkonsentrasi kepada bagaimana menggunakan dan mengimplementasikan informatika tersebut. Maka tidak heran jika salah satu sasaran yang diinginkan dari kurikulum informatika tersebut adalah siswa dapat berfikir komputasional (Computational Thinking)adalah seperangkat metode penyelesaian masalah yang melibatkan pengungkapan masalah dan solusinya dengan cara yang dapat dilakukan komputer. (Terjemahan wikipedia).

Pembelajaran informatika dengan berorientasi kepada siswa tersebut dapat menggunakan metode problem based learning atau project based learning berbasis STEM / STEAM.

