Views Pada CodeIgniter #5

View bertugas untuk menampilkan data. Selain menampilkan data, view juga digunakan untuk menampilkan layout / template. Ketika membuat file views jangan lupa disimpan pada application/views. Jika pertemuan sebelumnya adalah menampilkan data dengan cara melalui file controller langsung dengan menggunakan syntaks echo. Sekarang kita akan mencoba menampilkan data melalui views.
Continue reading

Controller Pada CodeIgniter #4

Controller bertugas memproses data. Seperti yang sudah dijelaskan di pertemuan sebelumnya, bahwa untuk menyimpan file controller yang telah kita buat adalah dengan menyimpannya di direktori application/controllers. Nama file controller diawali dengan huruf kapital. Nama class harus sama dengan nama file controller dan diikuti extends CI_Controller. Pada suatu controler, minimal ada satu method dengan nama index sebagai method default. Continue reading

Bedah Isi CodeIgniter #3

Tidak semua akan kita bahas. Kita hanya membahas folder yang berada di dalam folder application.

1. Config

– routes.php
Digunakan untuk konfigurasi default routing pada codeigniter. file ini adalah file controller yang dipanggil saat kita membuka aplikasi. Fungsinya sama seperti index.php pada pemogragraman native Continue reading

Bedah Isi CodeIgniter #2

Pada pertemuan yang lalu kita sudah berhasil menjalankan aplikasi codeigniter pada webserver kita. Mari kita lihat lagi tampilan awal (home) aplikasi tersebut

Gambar di atas adalah halaman index.php codeigniter. Eits, tapi nanti dulu !! Jangan dulu mengambil kesimpulan bahwa itu adalah halaman template utama seperti pada konsep php native. File index.php tersebut adalah sebagai file keluar masuknya request dan respon dari CI. Jadi jika kita mencari kalimat “Welcome to CodeIgniter!” pada file index.php tersebut, kita tidak akan menemukannya. Karena halaman utama ini tidak disimpan di file index.php. Perhatikan gambar berikut. Continue reading

Visual Studio Code, Plugin, CodeIgniter, Laragon #1

Kali ini admin menggunakan editor teks Visual Studio Code yang diinstalkan di OS windows 10 64 bit. Webserver yang digunakan adalah Laragon 4.0.16. Setelah VSCode diinstalkan alangkah baiknya kita instalkan juga pluginnya. Plugin yang admin instal adalah live server dan emmet abbreviations.

Plugin Live Server
Berfungsi untuk merefresh browser secara otomatis ketika kita melakukan perubahan pada script program kita. Jadi, kita tidak perlu menekan F5 atau reload lagi pada browser secara manual. Untuk menginstalnya klik extension pada Continue reading